RSS

sisi lain

Malam yang indah ini seekor kodok miskin terbaring dengan mata terpejam, tapi perasaannya merengek. Sekarang suara nyaring terdengar bukan lagi dari mulut imutnya. Tetapi suara nyaring itu malah terdengar dari perut keroncongannya. Sepatutnya kamu tahu mengapa? Akan ku coba menyusuri lebih dalam apa yang sedang terpikirkan dalam benaknya. Oh..rupanya kodok malang ini sudah seharian kerongkongannya tanpa dilewati satupun makanan. Kasihan..
Memangnya dia ga punya kerabat yang bisa membantunya? Ada, tapi membantu dia untuk merasakan lebih lapar lagi. Dia sangat bangga dengan sikap kerabat-kerabatnya ini. Kerabatnya unik kan?
Tapi ku rasa kodok ini bukanlah tipe pengeluh. Meski keadaan seperti ini, tapi .. dia tetap lapar juga *haha** itukan buktinya dia masih juga bisa tertawa jua.
Btw keluarganya pada kemana? Jauh dimata, dekat dihati!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar